Mengapa setiap asa selalu ada aral?

Mengapa kebahagiaan hanya sebentar kurasakan?

Aku tak mengerti

Beginilah aku…Inilah keadaanku

Merasakan apa yang seharusnya tak perlu kurasakan

Duri telah banyak tumbuh di jalan hidupku…

Aku tak tau…

Aku hanya bisa berdiri,diam dan tertunduk

Aku tak tau apa yang harus kulakukan pada diriku sandiri

Aku merasa sangat bodoh…

Karena Aku dibodohi oleh pikiranku sendiri

 

 


Wahai dunia berkatalah

Aku ingin keluar

Dari usangnya waktu

Dari pengapnya hidup

Dari kegersangan kasih sayang

Wahai dunia kenang berkatalah

Aku ingin menyeruak

Aku ingin bebas…Ingin lepas…

Dari belenggu cinta yang menjeratku

Mahligai cinta yang memperbudakku

Dari pemujaan yang sia-sia

Dari penantian yang tak berujung

 

Wahai dunia kenang berkatalah

Aku adalah sesosok ratu

Dengan pengorbanan cinta menjadi mahkota bagiku

Yang bertahtakan ketidakpastian…

Bertaburkan belenggu ketidakmungkinan

Oh..cinta yang membelengguku……

Demi memujamu kutakkan lengah…

Aku cukup tangguh untuk mempertahankanmu

Karena perjalanan cinta belum berakhir…


Aku ingat saat ketika hari terasa panjang
Saat dunia adalah teman bermain dalam hidupku
Dan aku sendiri adalah dendang…
Dan tanpa peduli aku bergetaran melewati tahun
Mengabaikan apapun yang disana menunggu….
Saat ini yang kupedulikan hanyalah diriku
Tidak juga kau!!!
Tidak juga dia yang mempermainkanku
Aku harus bahagia…harus tersenyum…harus bebas…
Daaannn…kalau aku nyaman aku akan meneteskan air mata…
Ada hari saat aku ingin menangis dan melonglong
Ingin menyerah sepenuhnya mengaku kalah
Waktu waktu seperti itu aku ingin berteriak!!!
Sampai membelah bumi dan masuk kedalamnya
Tapi aku mengangkat kepalaku dan menyeruak
Aku punya banyak untuk dilakukan…..

Ku ekspresikan batinku pada sebuah melodi…
Beginilah…begitulah…
Ya…akulah nuansa
Dan jiwaku sebuah irama
Akulah nada..ya akulah cinta
Dan jiwakulah harmoni
Akulah…
Inilah aku dan inilah tumpuan rasaku
Bersama sama kami bangun istana gelak tawa
Dan sebuah kenyataanpun,
Kami ubahlah menjadi kenyataan
Kejarlah daku….kejarlah harapanku…
Jikalau kau bisa…jikalau kau mampu..hahaha
Karena akulah sebuah harmoni dalam jiwa
Sabab dirikulah penuntun arah dan suasana
Dalam gelap dan padang jingglang
Akulah melodi…
—-CC-q—-